ORANG BERPIKIR ANEH
Mungkin orang berpikir dan merasa aneh bila yang dimaksud jihad
adalah dakwah ?
Bukankah kalimat jihad berasal dari :

(Jaahada – Yujaahidu – Mujaahadatan –
Jihaadan maksudnya, mencurahkan/ mengorbankan segala kekuatan dan
kemampuan. Sebagaimana firman Allah : Berjihadlah dalam agama Allah dengan
sebenar-benar jihad.
Pangkal atau
asli artinya yaitu : mengorbankan/mencurahkan kemampuan di dalam
melindungi saudaranya / sahabatnya) (Kamus Al Munjid).

(Jahada – Al Jahdu, Al Juhdu yakni kemampuan, kekuatan dan
dikatakan juga Al Jahdu = usaha, jerih payah, kesukaran
Sedang Al
Juhdu = kemampuan, kekuatan (Lisanul
Arab)
Bagaimana jihad kaitannya dengan dakwah ?
Dalam benak dan bayangan kebanyakan orang
hari ini dakwah (mungkin) berupa ceramah-ceramah melalui mimbar-mimbar, kuliah
shubuh mingguan / bulanan, bahkan bisa melalui TV, radio, kaset-kaset,
majalah-majalah, dsb yang relatif mudah, enak, tanpa resiko karena para obyek
“dakwahnya” adalah orang-orang yang relatif sudah ada kesiapan menerima,
terbukti dengan kemauan mereka untuk datang, duduk, mendengar, membeli majalah
/ kasetnya dan lain sebagai-nya.
Sehingga (maaf) kadang bahkan mendatangkan keuntungan materi,
pengaruh, dan sebagainya dengan mudah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar