URAIAN QS. AT TAUBAH AYAT 73 DAN AT TAHRIM AYAT 9
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ
جَٰهِدِ ٱلۡكُفَّارَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱغۡلُظۡ عَلَيۡهِمۡۚ وَمَأۡوَىٰهُمۡ
جَهَنَّمُۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ ٧٣
Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang
kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka.
Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang
seburuk-buruknya
Catatan:
Di Fase Madaniah Nabi memerangi orang kafir tetapi tidak
pernah ada satu riwayatpun Nabi memerangi orang munafik
Padahal perintahnya untuk berjihad kepada orang kafir DAN
orang munafik
Sehingga jihad pada ayat-ayat tersebut pun tidak
boleh diartikan dengan semata-mata perang.
Dalam
QS. At Taubah 73 dan At Tahrim 9, antara orang-orang kafir dengan orang-orang
munafik dihubungkan dengan kata sambung َو(wa = dan).
Artinya jika Nabi berjihad memerangi orang-orang kafir, tentu juga
memerangi orang-orang munafik. Bahkan perintah tersebut diulang yang menunjukkan pentingnya hal itu, Namun
pada kenyataannya tidak, sehingga aneh jika jihad pada ayat itu diartikan
perang.
Berdasar kenyataan di atas:
Pada fase Makkiyah; QS. Al Furqon :
52,
Maupun fase Madaniyah; QS. At
Taubah: 73 &
QS.
At Tahrim: 9
Teranglah bahwa Jihad
tidak mesti identik dengan perang atau kekerasan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar